Bahaya Tato Untuk Kesehatan Kulit – Tatosudah dianggap sebagai bentuk seni dengan media kulit manusia. Bentuknya pun juga cukup beragam , mulai dari yang realis atau hanya sekedar kata kata saja.

Untuk sebagian orang hasil gambar yang di tato bisa menambah kepercayaan diri mereka dan terlihat keren. Namun tahukah kalian jika dibalik keindahan tato , ada efek negatif yang timbul untuk kesehatan kulit ?

Bahaya tato permanen untuk kesehatan kulit dan tubuh dapat muncul karena berbagai macam hal.Ketika di tato , pigmen atau tinta warna akan disuntikkan ke lapisan kulit menggunakan jarum. Masuknya benda asing ke lapisan kulit ini mungkin untuk memicu beragam reaksi, mulai dari alergi, infeksi kulit, hingga infeksi lain seperti hepatitis atau HIV.

Oleh sebab itu sangat dianjurkan untuk mentato di tempat yang telah memiliki lisensi , sertifikat izin usaha klikwin88 , seniman tato bersitifikat dan lain lain untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Meskipun demikian , kalian juga tetap harus mewaspadai bahaya apa yang akan timbul  dari pengaplikasian tato permanen ke tubuh kalian. Berikut ini adalah beberapa bahayo tato untuk kesehatan kulit kita.

Infeksi Kulit

Infeksi kulit dapat dipicu oleh beragam hal. Namun resikonya akan meningkat jika kalian menato di tempat yang tidak tersertifikasi dan tidak memperhatikan kebersihan dari alat dan proses menato. Seperti misalnya tinta yang digunakan bukanlah tinta yang layak untuk diaplikasikan ke kulit atau yang telah terkontaminasi oleh bakteri.

Infeksi kulit biasanya ditandai dengan timbul ruam berwarna merah di sekitar tato, sensasi terbakar di sekitar tato, nanah pada tato, hingga bengkak di sekitar tato. Kondisi terparahnya yaitu kalian akan mengalami demam tinggi, menggigil, berkeringat hingga merasa kedinginan.

Alergi

Zat warna tinta yang digunakan saat menato ternyata dapat menimbulkan alergi untuk sebagian orang. Reaksi alergi biasanya muncul dalam bentuk gatal-gatal atau ruam pada kulit yang ditato. Adapun warna yang sering kali menyebabkan alergi ini adalah tinta berwarna kuning, merah, hijau, dan biru.

Kanker Kulit

Sebuah penelitian menunjukan jika ada keterkaitan antara tato dengan kanker kulit. Walaupun hingga saat ini penyebabnya masih belum diketahui , namun beberapa tinta yang digunakan untuk tato mengandung zat karsinogen dicurigai sebagai penyebab penyakit kanker.

Parut

Untuk sebagian orang tato dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut berupa guratan yang menonjol (keloid) atau benjolan (granuloma) yang terbentuk di kulit tempat tato berada.

Guratan yang menonjol tersebut dapat menganggu karena terasa seperti benda asing sekaligus mengurangi keindahan kulit dan mengurangi kecantikan.