Asal Usul Kesenian Tato Di Indonesia

0 Comments
Asal Usul Kesenian Tato Di Indonesia

Asal Usul Kesenian Tato Di Indonesia – TATO begitulah sebutannya sebenarnya merupakan sebuah deskripsi identitas dari suatu daerah di dunia barat ataupun Eropa. Hal itu pun kemudian menyebar dn masuk ke Indonesia dengan berbagai cara dan juga sistemnya di masa lalu.

Namun untuk kalian ketahui kembali bahwa di Indonesia juga terdapat banyak sekali jenis suku yang mempunyai ciri khas ataupun tato di bagian tubuhnya. Hal itu pun sebenarnya membuat kalian harus tahu bahwa seseorang yang bertato itu tak selamanya selalu jahat dan juga melakukan berbagai tindakan kriminal ataupun negatif.

Sejarah dan Asal Usul Kesenian Tato Pada Masyarakat Indonesia

Asal Usul Kesenian Tato Di Indonesia

Sebenarnya untuk tato sendiri sudah sejak lama ada di Indonesia ditandai dengan adanya berbagai sukuĀ  di Sumatera yang telah mempunyai tradisi mentato bagian tubuhnya sendiri dengan motif dan juga corak khusus yang sering disebut sebagai “Titi”. Bagi orang yang mahir mentato dinakakan Sipatiti ataupun Sipaniti.

Oleh sebab itu sebagai besar dari masyarakat Suku di Mentawai Sumatera Barat selalu mentato bagian tubuhnya dengan corak batu, hewan , busur, panas. duri rotan sampai dengan jenis binatang. Dan hal itu pun disebut sebut lebih tua dari seni rajah tubuh di dunia dari tato Mesir.

Asal Usul Kesenian Tato Di Indonesia

Untuk saat ini seni rahah tubuh suku mentawai telah jarang ditemukan kembali dikarenakan telah masuknya agama dan juga pendidikan ke daerah Mentawai tersebut. Namun selain itu Suku suku di kalimantan pun sering disebut sebut juga mempunyai tradisi merajah tubuhnya yang hampir sama dengan suku di Mesir.

Pada daerah kalimantan, seni Tato tersebut merupakan ritual yang dilakukan secara tradisional yang sangat berhubungan erat dengan peribadatan, seni dan juga memberikan tanda status sosial dalam lingkungan masyarakat mereka.

Asal Usul Kesenian Tato Di Indonesia

Dan yang terakhir yang mengenali seni tato adalah Suku Moi yang berada di Kabupaten Sorong, Papua Barat. Keberadaan Suku Moi di Indonesia pun dikenal paling lama dari sejak masa Neolitikum di tahun 1500 SM. Untuk jenis budaya tato di Suku Moi dilakukan dengan bentuk dan motif yang garis garis geometris dan juga melingkar.

Bagian tubuh yang sering ditato diantaranya adalah dada, pipi, kelopak mata, betis, pinggul dan juga punggul. Untuk kebudayaan suku Moi ini saat ini telah hilang dikarenakan telah jarang dilakukan oleh generasi muda suku Moi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *